Ale rasa beta rasa

Hari ini cuaca sangat cerah di Jakarta. Ku bangun lebih awal dari hari biasanya. Seduhan kopi dan musik memulai pagi yang indah ini. Hiruk pikuk kota mulai terasa, orang-orang sibuk menyejar waktu. Saya pun harus mencari pekerjaan baru.

Tapi hidup sangat sulit ditebak, kami kembali berduka. Tiba tiba sahabat saya masuk kekamar mengatakan papa nya sudah tiada sejak dia menerima kabar dari ponselnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s